Tentang FarmaLab

banner tentang

FarmaLab: Mitra Pengembangan Kesehatan Kebanggaan Indonesia

PT. Farmalab Indoutama (FL-IU) didirikan pada tanggal 8 Februari 2014, di Laboratorium Terpadu Fakultas Farmasi dan Sains UHAMKA, Jakarta.

Farmalab merupakan laboratorium uji ekivalensi baik uji BA-BE maupun Disolusi Terbanding (DT).

Farmalab bersifat independen dan memenuhi persyaratan GCP dan GLP serta memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh WHO, Center for Drug Evaluation and Research (CDER), FDA, The European Medicines Agency (EMEA), The Conduct of Bioavailability and Bioequivalence Studies (ASEAN), dan BPOM.

Visi dan Misi

Visi / FarmaLab menjadi laboratorium riset, pengujian, dan pelatihan berstandar internasional.

Misi / FarmaLab menjalin kerjasama dengan Industri Farmasi dalam pengembangan produk. Memberikan jasa Uji Ekivalensi dan Uji Klinik yang memenuhi standar mutu ISO/IEC 17025 dan Cara Uji Klinik yang Baik (CUKB). Memberikan Pelatihan Uji Bioekivalensi, Uji Klinik, dan Analisa Obat dalam material biologi. Menjalin kerjasama dengan Depkes, BPOM, Komite Etik, dan Rumah Sakit dalam melakukan riset, Uji Bioekivalensi, dan Uji Klinik.

Kebijakan Mutu, Sertifikasi dan Akreditasi

1 / Laboratorium menerapkan Good Professional Practice dan standar pelayanan mutu pengujian secara konsisten sesuai dengan metode yang telah ditetapkan serta persyaratan pelanggan atau Stakeholder.

2 / Laboratorium memiliki kompetensi dalam menghasilkan data hasil pengujian sehingga tercapai akurasi dan presisi serta kemamputelusuran pengukuran dokumentasi dan rekaman yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan atau Stakeholder.

3 / Seluruh personil laboratorium memahami, menerapkan, dan memelihara dokumen mutu serta melakukan peningkatan yang berkelanjutan terhadap efektifitas sistem manajemen berdasarkan: ISO/IEC 17025 tentang “Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Laboratorium Kalibrasi” serta “Cara Uji Klinik yang Baik (CUKB)”.

Pengakuan CGP dan GLP BPOM

Pengakuan GCP dan GLP BPOM

Lihat Sertifikat

Akrefitasi ISO - KAN

Akreditasi ISO - KAN

Lihat Sertifikat

Ruang Lingkup Akreditasi

Cefixime, Captopril, Omeprazole, Diclofenac Sodium, Rifampicin, Glimepiride, Moxifloxacin, Gemfibrozil, dan Lansoprazole.

Obat Uji Bioekivalensi

  1. Abacavir
  2. Atorvastatin
  3. Acetyl Salicylate Acid
  4. Azithromycin
  5. Candesartan cilexetil
  6. Captopril
  7. Carbamazepine
  8. Cefixime (Capsule, DS)
  9. Cilostazol
  10. Dihydroartemisinin
  11. Donepezil
  12. Escitalopram
  13. Losartan
  14. Metformin*
  15. Nifedipine*
  16. Piroxicam
  17. Spironolactone* 
  18. Valsartan*
  19. Warfarin*

*Semua metode analisis sudah tervalidasi

Metode Analisis Uji BE

  1. Bisoprolol*
  2. Celecoxib
  3. Ciprofloxacin
  4. Fenofibrate
  5. Fluconazole
  6. Irbesartan*
  7. Ketoconazole*
  8. Ketoprofen
  9. Losartan
  10. Metformin*
  11. Nifedipine*
  12. Piroxicam
  13. Spironolactone*
  14. Valsartan*
  15. Warfarin*

*Metode analisis sudah tervalidasi

Pengujian selain Uji BE

  1. Uji antimikroba pada produk hygiene
  2. Kadar Amoxicillin dalam organ
  3. Kadar Cefazolin dalam sediaan dan plasma
  4. Kadar Curcumin dalam sediaan, plasma, dan organ
  5. Kadar Levonorgestrel dalam sediaan
  6. Kadar Virginiamycin dalam organ
  7. Kadar Bacitracin dalam organ
  8. Uji Disolusi Terbanding obat
  9. Standardisasi narkoba (amphetamin, heroin, benzodiazepine)
  10. Uji kadar herbal (ekstrak kumis kucing)
  11. Pengujian lainnya.